Workshop Vaksin Takeda

Dengue bukan hanya masalah kesehatan masyarakat, akan tetapi ini adalah tantangan nyata produktivitas tenaga kerja Indonesia.
Sepanjang 2024, lebih dari 250.000 kasus dengue tercatat, dengan kelompok usia 15–44 tahun sebagai yang paling terdampak. Artinya, sebagian besar korban adalah tenaga kerja aktif.
Pada hari Sabtu, 3 Oktober 2026, PERDOKI bersama Takeda dan LP3S-IDI sukses menyelenggarakan Workshop “Latest Update on Dengue Vaccination Implementation in Workplace Settings” di Hotel Grand Cemara, Jakarta.
Sebanyak sekitar 40 orang dokter Sp.Ok hadir untuk memperbarui pengetahuan tentang:
1. Beban dengue di kelompok usia produktif (15–44 tahun)
2. Bukti ilmiah terkini efikasi & keamanan vaksin dengue
3. Strategi komunikasi vaksinasi yang efektif kepada tenaga kerja
4. Best practice implementasi vaksin dengue di lingkungan kerja
Workshop ini ditutup dengan sesi small group discussion yang terbagi dalam 5 kelompok dan peserta langsung berlatih menyampaikan rekomendasi vaksinasi secara persuasif dan berbasis bukti pada sesi siang menghadirkan tenaga profesional Lala Tangkudung dari Talk Inc.
Para narasumber — dr. Agustina Puspitasari Sp.Ok, dr. Adityo Susilo SpPD K-PTI, Dr. dr. Astrid Sulistomo SpOk, dan dr. Ratih Nurdiany Sumirat SpOk — membahas mulai dari epidemiologi, efikasi vaksin, hingga strategi komunikasi untuk mengatasi vaccine hesitancy di lingkungan kerja.
Pencegahan dengue di tempat kerja adalah investasi, bukan beban. Dokter Sp.Ok memiliki peran sentral untuk mewujudkannya. Panitia dan PP PERDOKI mengucapkan terimakasih atas dukungan  antusiasme sejawat dalam kegiatan ini.
Situs ini menggunakan cookies untuk memberikan pengalaman menjelajah yang lebih baik. Dengan mengunjungi situs ini, Anda setuju dengan penggunaan cookies kami.